Kelebihan & Kekurangan Tinggal di Apartemen yang Harus Anda Tahu

Bicara soal apartemen, saat ini ada banyak orang yang lebih memilih untuk menggunakan hunian ini sebagai tempat tinggal. Alasannya beragam. Kebanyakan karena lebih praktis dan lebih modern. Anda yang tinggal di hunian ini mungkin sudah merasakan manfaatnya. Tapi, tahukah Anda jika tinggal di hunian vertikal ini punya kekurangan serta kelebihan?

Dibanding tinggal di rumah biasa, tinggal di hunian bertingkat ini menurut sebagian orang lebih bermanfaat. Selain itu, juga akan menambah nilai estetika pada kehidupan Anda. Namun, sebelum Anda memilih tinggal di sini, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dulu apa saja kelebihan dan kekurangan dari tinggal di hunian ini sehingga tidak akan ada penyesalan di kemudian hari.

 

Kelebihan

Ada beberapa kelebihan dari tinggal di hunian vertikal yang bisa penghuninya rasakan. Salah satunya adalah mudah dijangkau. Sebuah hunian bertingkat seperti ini biasanya dibangun di tempat yang strategis dan mudah dijangkau semua orang serta dekat dengan berbagai macam tempat-tempat penting di kota. Biasanya, pembangunannya dilakukan di tengah kota ataupun dekat dengan jalur transportasi.

 

Sebenarnya, hal ini memang sengaja dilakukan. Tujuannya adalah menarik para calon penghuninya. Kelebihan lain yang bisa Anda dapatkan bila tinggal di hunian vertikal ini adalah tersedianya fasilitas yang bisa dikatakan lengkap. Di dalam gedung hunian vertikal ini, biasanya sudah tersedia berbagai fasilitas yang diperlukan penghuninya.

 

Misalnya saja minimarket, kolam renang, jogging track, taman, kafe, restoran, salon dan masih banyak lagi. Fasilitas yang lengkap ini sebenarnya juga sengaja disediakan oleh pihak pengembang agar para penghuninya nyaman dan merasa dimanjakan selama tinggal di sini. Fasilitas tersebut bisa diakses seluruh penghuni apartemen tanpa ada pengecualian.

 

Lain halnya dengan tinggal di rumah tapak, Anda harus mendatangi satu-satu fasilitas tersebut di tempat yang terpisah untuk mendapatkan pelayanannya. Apalagi jika Anda tinggal di daerah jauh dari perkotaan. Jelas saja akan memakan lebih banyak biaya serta tenaga untuk melakukannya. Untuk kelebihan yang ketiga, tinggal di hunian ini jelas lebih praktis.

 

Ukuran tempat tinggal yang tidak sebesar rumah tapak akan memberikan Anda kemudahan dalam membersihkannya. Tidak perlu membuang banyak waktu dan menghabiskan tenaga ekstra, Anda sudah bisa membereskan tempat tinggal Anda. Selain itu, berbagai perawatan lain seperti perawatan saluran pembuangan juga tak perlu Anda lakukan sendiri.

 

Sebab, ada pihak pengelola yang akan membereskan hal tersebut. Kelebihan lainnya, keamanan lebih terjamin. Setiap hunian ini memiliki kode akses terbatas yang hanya diketahui oleh penghuni, petugas dan pengelolanya saja. Petugas keamanan pun tersedia. Bahkan siap berjaga 24 jam penuh untuk memastikan semua aman dan terkendali.

 

Kekurangan

Ada kelebihan pasti ada kekurangan. Sudah seperti hokum alam. Tinggal di hunian vertikal ini selain punya banyak kelebihan ternyata kekurangannya juga banyak. Beberapa kekurangan dari tinggal di apartemen adalah minimnya sosialisasi yang bisa didapatkan. Bila dibandingkan dengan hunian tapak, hunian vertikal seperti ini lebih minim sosialisasi.

 

Biasanya, di perumahan biasa, rasa kekeluargaan, kerukunan dan gotong royong selalu dijaga warganya. Di tempat ini tidak. Para penghuninya lebih suka bersifat sendiri-sendiri dan sibuk dengan aktivitas masing-masing. Kebanyakan juga dikarenakan mereka semua para pekerja produktif yang hampir selalu sibuk seharian. Rasa kekeluargaan, kerukunan dan gotong royong warga apartemen nyaris tidak ada.

 

Kekurangan lainnya, Anda harus membayar bujet yang lumayan untuk biaya perawatan setiap bulannya. Biaya ini yang meliputi jasa keamanan, konsumsi listrik dan air untuk fasilitas umum serta kebersihan dan parkir tergolong cukup mahal.  Besarannya biasanya ditentukan oleh pihak pengembang perumahan masing-masing.

 

Sedangkan bila Anda tinggal di perumahan biasa, Anda tak perlu menyiapkannya. Paling hanya menyediakan biaya untuk listrik dan air saja. Lalu, tinggal di hunian seperti ini juga memiliki aturan. Para pelanggan wajib mematuhi seluruh aturan yang diberlakukan pihak pengembang.

 

Peraturan tersebut misalnya tidak boleh membawa hewan peliharaan ke dalam hunian jika tak mau dikenai denda. Anda juga tak boleh mengubah eksiting interior unit yang Anda miliki meskipun hunian tersebut telah jadi milik Anda. Sangat berbeda, kan dengan tinggal di perumahan biasa dimana Anda bisa melakukan perubahan apapun di hunian Anda sesuka hati.

 

Di tempat tinggal biasa, Anda bebas memelihara hewan dan membawanya masuk ke rumah sekalipun. Anda mau mengubah desain interior dengan gaya atau konsep apaun yang Anda mau juga tak jadi masalah. Semua tergantung keinginan Anda asalkan biayayang mencukupi. Bahkan, Anda juga bisa memodifikasi desain eksterior dari rumah Anda kapan saja.

 

Tinggal di apartemen memang menyenangkan. Namun, bagi Anda yang suka bersosialisasi bisa jadi sebaliknya. Tak masalah mau pilih hunian yang seperti apa. Bila Anda sedang butuh hunian baru atau ingin membeli untuk investasi, Anda bisa coba menghubungi www.rumah.com yang menyalurkan berbagai hunian yang bisa Anda pilih sesuai selera.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*